Sabtu, 10 April 2010 - 22:46:50 WIB
Sabar...
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Uneg-uneg - Dibaca: 311910 kali

Ketika “terpapar’ oleh cobaan, hal terbaik yang selalu dilakukan, seperti kata orang bijak adalah BERLAPANG JIWA; bersikap sabar, (tidak panik, tidak mengeluh, dll.). Ketika sabar itu berarti memberi kesempatan kepada mata, telinga, dan hati untuk mendiagnostik cobaan yang terjadi baik di tingkat seluler maupun sistemik.

Dengan mata kita mendiagnosis tanda-tanda kebesaran Tuhan apa yang bisa KITA LIHAT (inspeksi) dibalik cobaaan ini. Dengan telinga kita mendiagnostik pelajaran apa yang bisa KITA DENGAR (auskultasi) dibalik cobaan ini, dan dengan hati KITA MERABA (palpasi, perkusi) misi spiritual apa yang sesungguhnya tengah terjadi dengan cobaan ini.

Setelah diagnostik ditegakkan (established), maka MEMURNIKAN KETAATAN terhadap tatalaksana treatment dan terapi yang sesuai petunjukNya, Insya Allah akan menyembuhkan segala rasa takut, rasa sedih, dan rasa cemas yang datang menjadi nukleus dan sitoplasmanya setiap cobaan. Bukan hanya badai, cobaan (juga) pasti berlalu......Bukankah begitu, hai para pembaca yang baik hati?






0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)