Sabtu, 10 April 2010 - 22:46:50 WIB
Internet di sekolah
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Opini - Dibaca: 1631 kali

Pengertian pendidikan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat dan negara (Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional).

Upaya untuk mewujudkan proses pembelajaran tersebut di dalamnya mencakup perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Perencanaan proses pembelajaran antara lain mencakup rencana pelaksanaan pembelajaran yang diantaranya memuat materi dan media pembelajaran. Proses pembelajaran merupakan suatu sistem yang unsur-unsurnya saling terkait dan saling berinteraksi sebagai satu kesatuan. Pendekatan sistem ini mendorong digunakannya media sebagai bagian integral dalam program pembelajaran.

Program pembelajaran direncanakan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik siswa untuk mengembangkan potensi serta diarahkan kepada perubahan tingkah laku siswa sesuai tujuan yang akan dicapai. Perubahan tingkah laku tersebut menyangkut baik perubahan bersifat pengetahuan (kognitif) dan ketrampilan (psikomotorik) maupun yang menyangkut nilai dan sikap (afektif). Pengembangan potensi dan perubahan tingkah laku tersebut dapat terjadi karena adanya suatu pengalaman baik pengalaman langsung maupun pengalaman tidak langsung.

Adanya pengalaman langsung, siswa mengalami dan menjalani sendiri pembelajaran melalui pengalaman langsung tersebut. Hal ini misalnya belajar komputer, belajar otomotif, belajar membuat kerajinan dan belajar ketrampilan lainnya. Namun demikian tidak semua hal dapat dipelajari siswa secara langsung, melainkan melalui pengalaman tidak langsung. Hal ini dapat dilakukan antara lain melalui bentuk gambar, melalui bentuk grafik, melalui bentuk verbal atau melalui lambang.

Pembelajaran melalui pengalaman tidak langsung ini berhubungan erat dengan penggunaan media sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Dalam usaha memanfaatkan media sebagai alat bantu pembelajaran, Edgar Dale mengadakan klasifikasi pengalaman yang merupakan sumber pembelajaran menurut tingkatannya dari yang paling kongkrit sampai yang paling abstrak. Klasifikasif tersebut dikenal dengan Kerucut Pengalaman (Cone of experience).

Jenis pengalaman menurut Kerucut-Pengalaman dari E. Dale adalah pengalaman langsung, pengalaman langsung melalui benda tiruan, pengalaman melalui dramatisasi, pengalaman melalui demonstrasi, pengalaman melalui karyawisata, pengalaman melalui pameran, pengalaman melalui gambar hidup/TV, pengalaman melalui gambar diam dan radio, pengalaman melalui lambang visual dan pengalaman melalui verbal/lambang kata. Adanya media pembelajaran dapat berperan untuk membantu siswa memahami ide dan memperoleh pengetahuan termasuk diantaranya memahami materi pelajaran di sekolah. Media pembelajaran juga membantu siswa memahami penjelasan verbal, dan untuk menjembatani keterbatasan ruang dan waktu (Kemp dan Dayton, 1985). Selain itu, media pembelajaran juga dapat memenuhi tiga fungsi utama yakni memotivasi minat atau tindakan, menyajikan informasi dan memberi latihan. Salah satu jenis media pembelajaran dalam bentuk media elektronik yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran adalah media internet. Internet merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan saling hubungan antara jaringan-jaringan komputer sedemikian rupa, sehingga memungkinkan komputer-komputer di berbagai tempat berkomunikasi satu sama lain. Internet merupakan media komunikasi dan sumber informasi yang luas dan beragam.

Informasi yang ada di internet adalah informasi-informasi yang telah disediakan atau dipublikasikan oleh lembaga-lembaga pemerintah, sekolah-sekolah atau universitas, pusat-pusat penelitian, perpustakaan-perpustakaan sekolah atau universitas, perusahan-perusahaan, penerbit buku, surat kabar dan majalah, dan organisasi-organisasi yang mengumpulkan dan mempublikasikan informasi. Informasi juga dapat diperoleh dari para pengguna internet lainnya yang memanfaatkan jaringan internet untuk berkomunikasi satu sama lain.

Kandungan informasi dan ilmu pengetahuan di dunia internet memiliki bentuk yang sangat beragam diantaranya informasi atau ilmu pengetahuan dalam bentuk teks atau tulisan, grafik, bagan, atau gambar-gambar serta informasi dalam bentuk animasi atau dalam bentuk simulasi alat peraga. Selain itu internet juga dapat mengakses siaran radio dan televisi tertentu.

Dengan internet guru dan siswa dapat mencari dan memperoleh materi pelajaran atau ringkasan, atau contoh tugas yang berkaitan dengan materi pelajaran yang sedang diajarkan di sekolah. Siswa juga dapat mencari dan menemukan sumber-sumber informasi yang terstruktur untuk memahami materi yang sedang diberikan. Selain itu, dengan internet diharapkan dapat membantu siswa menyelesaikan tugas dan memperoleh soal latihan yang berkaitan dengan materi pelajaran di sekolah.

Adanya internet akan membantu memfasilitasi guru dan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah, sehingga siswa dapat memanfaatkan internet tersebut kapan saja dan di mana saja. Hal ini sedikit demi sedikit akan membantu siswa menjadi terbiasa untuk mengarahkan dirinya sendiri dalam mempelajari materi pelajaran yang diajarkan di sekolah. Selain itu internet juga memotivasi siswa untuk aktif baik dalam proses belajar mengajar di sekolah maupun dalam proses belajar secara mandiri.

Dengan demikian, pemanfaatan internet dalam proses belajar mengajar diharapkan akan dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran di sekolah, sehingga semua materi pelajaran dapat dikuasai sepenuhnya tepat pada waktunya. Efektifitas pembelajaran ini pada akhirnya diharapkan akan mendorong peningkatan prestasi belajar siswa tersebut. Semoga.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)