Kamis, 05 Desember 2013 - 22:46:50 WIB
Distributor Profesional
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Cuplikan Buku - Dibaca: 257935 kali

Saat ini tidak semua produsen bisa menyalurkan produknya sendiri ke seluruh wilayah nusantara. Persoalan yang sering mengganggu produsen adalah :

Pertama, investasi dalam membangun infrastruktur seperti kantor, SDM, dan armada delivery; kedua, masalah resiko yang sangat besar, seperti huru-hara sehingga orang asing tidak mau berinvestasi dalam infrastruktur jalur distribusi produk, dan ketiga, kemampuan dan penguasaan sumber daya manusia terhadap para pelanggan local yang menyebabkan produsen memilih menggunakan distributor sebagai kepanjangan tangannya.

Distributor beraktivitas seperti melakukan order ke retailer, mencetak fakturnya, dan kemudian mengirim produknya. Proses selling yang dilakukan dengan baik oleh distributor dapat menjadikan distributor itu berhasil dengan baik dalam penjualan.

Namun, memilih distributor banyak sekali kendalanya karena kebanyakan distributor yang ada berangkat dari trader. Distributor dari trader yang ada masih belum dalam kategori sebagai distributor professional. Adapun pengertian distributor professional menurut principal adalah distributor yang lengkap memiliki manajer, sales supervisor, sales force cukup, transaksi penjualan sudah dilakukan dengan computer, memiliki jadwal kunjungan dan pengiriman, memiliki database pelanggan dan memiliki hubungan yang luas dengan berbagai principal kerja samanya.

Ada beberapa keunggulan menggunakan distributor local yang profesional, antara lain :

Pertama, distributor telah memiliki pelanggan yang dibinanya bertahun-tahun. Kedua, distributor lebih menguasai medan atau wilayah sampai mendetail. Ketiga, distributor memiliki sumber daya manusia yang sudah siap pakai. Keempat, distributor memiliki capital untuk pengembangan distributornya. Kelima, distributor lebih bisa dipercaya dan menangungg resiko atas apa yang dilakukan dalam bisnisnya.

Jika distributor menggunakan rute pengiriman dengan cermat dan terjadwal dan sudah dicocokan dengan rute kunjungan salesman, banyak manfaat yang bisa dipetik antara lain :

Pertama, hemat baha bakar. Kedua, jadwal kirim sesuai standar yang 24 jam sejak purchase order diterima. Ketiga, delivery memiliki tanggung jawab terhadap wilayah kerjanya. Keempat, dapat mengelola persediaan produk di rak outlet. Kelima, delivery dapat membantu penagihan piutang penjualan urgent, atau yang akan dibayar bersama pengiriman.

Nah, untuk mengatur agar organisasi distributor dapat berjalan dengan baik maka distributor hendaknya menggunakan SOP sebagai landasan operasionalnya. Dalam pelaksanaan SOP, tujuan yang ingin dicapai dalam aktivitas suatu pekerjaan adalah efektif dan efisien, artinya apabila karyawan distributor sudah melakukan pekerjaannya dengan tepat maka hasil yang didapat pastilah sudah tepat.

Sumber : Distributorship Management, Frans M. Royan, Penerbit Gramedia, hal : xxi-xxiv






2 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)